Senin, 21 Agustus 2017

[Book Review] Bingkai Magenta – Ghyna Amanda [+ Blogtour dan Giveway] - Pengumuman [Close]


Judul: Bingkai Magenta
Penulis: Ghyna Amanda
Penerbit: Laksana
Tebal: 272 Halaman
ISBN: 978-602-407-172-1

Sinopsis: Serena Heaven hanya seorang gadis biasa pada awalnya, yang melanjutkan usaha toko rental buku dan video di pinggiran kota Jakarta. Hingga pada suatu hari, keisengannya berselancar di dunia maya melalui aplikasi instagram membuatnya terkenal dengan akun @SeventHeaven. Ketenaran @SeventHeaven mempertemukan Serena dengan orang-orang baru seperti Maru dan Eru yang menawarkan diri menjadi fotografernya. Sosok Eru yang nyentrik membuat Serena percaya untuk ikut ke Tokyo dan memulai karier sebagai model.
Sayangnya, yang kemudian terjadi tidak seperti yang Serena pikirkan……

***

Serena benar-benar tidak menyangka bahwa hidupnya akan berubah 180 derajat ketika memutuskan untuk terjun di dunia maya. Instagram menjadi jalan Serena menjadi terkenal, menjadi endorser banyak produk, menjadi selebgram kekinian dengan jutaan follower.

Adalah Maru yang menuntun Serena menjadi terkenal di Instagram. Lewat arahan Maru foto-foto Serena menjadi lebih instagramable yang selalu mengundang ribuan like. Serena tidak keberatan dengan “label” barunya tersebut. Pekerjaan barunya sebagai endorser membawa banyak keuntungan baginya, ia jadi dapat menikmati barang-barang bagus dengan gratis. Dan perasaan berbunga-bunga ketika banyak yang menyanjung dirinya lewat foto-fotonya di Instagram.

Instagram juga mempertemukan dengan Eru, seorang fotografer yang juga memilki akun Instagram dengan jutaan follower. Foto-foto Eru dengan ciri khas ber-Bingkai Magenta membuat followernya berdecak kagum. Eru dan Serena menjadi dekat, tak hanya sebagai teman namun lebih dari itu. Eru juga berhasil membuat Serena yakin untuk ikut bersamanya ke Tokyo untuk berkarier sebagai model.

Di Tokyo, Serena mengalami kejadian yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Ia tidak pernah menyangka kalau kehidupan model yang ia bayangkan sebelumnya tidak pernah terwujud. Malah ia terperangkap pada dunia yang sangat jauh dari bayangannya. Ia bertemu dengan Aria dan Gesang, mahasiswa asal Indonesia yang sedang kuliah di Jepang. Merekalah yang membantu Serena untuk lepas dari kehidupan model yang menjerat Serena.  

Kehidupan seperti apakah yang Serena jalani di Jepang? Bagaimana nasib Serena selanjutnya? Bagaimana dengan Maru dan Eru? Apa yang dilakukan Aria dan Gesang?

***
Ternyata ini cerita misteri dan bikin greget banget. Di awal agak lambat dan inginnya menyerah untuk membaca. Tapi lama-kelamaan setelah agak paham malah jadi nggak bisa ninggalin. Saya jadi ingin cepat-cepat menghabiskannya *kayak makanan aja mbak*. Abisnya penasaran sih. Saya pensaran atas apa yang terjadi pada Serena.

Ini adalah karya Ghyna Amanda yang pertama kali saya baca. Saya tidak punya ekspektasi apa-apa di awal, selain kisah cinta menye-menye di awal. Namun ternyata buku ini berhasil membuat saya penasaran dengan akhir ceritanya. Mengangkat hal yang kekinian di kalangan anak muda dan menyajikan sudut pandang yang berbeda membuat buku ini layak untuk dibaca. Bahwa bersosial media juga harus ada batasannya. Bahwa sosial media hanyalah dunia maya yang hanya sementara.



Gimana, penasaran kan? Kamu juga bisa mendapatkan satu buah buku Bingkai Magenta dengan cara mengikuti giveawaynya. Berikut syarat dan ketentuannya:
  1. Peserta berdomisili di Indonesia
  2. Follow akun Twitter @laksana_fiction atau like FB Penerbit Diva Press, juga follow @uzlifazmiya
  3. Share info GA ini di medsos (Twitter atau FB) dengan me-mention saya atau penerbitnya
  4. Bagi kamu yang tidak punya Twitter bisa share di Instagram dengan mem-follow @penerbitdivapress lebih dahulu
  5. Tulis nama, akun Twitter, dan alamat emailmu di kolom komentar, dan jawab pertanyaan ini: "Di antara Twitter, Facebook, dan Instagram, manakah yang lebih kalian sukai serta sebutkan alasannya"
Blogtour Bingkai Magenta di blog ini akan berlangsung mulai tanggal 21 sampai 27 Agustus 2017. Pengumuman pemenangnya paling lambat pada tanggal 28 Agustus 2017. Di barubukuku.com ini adalah giveaway terakhir Bingkai Magenta. Kamu masih punya satu kesempatan lagi untuk mendapatkan satu buah buku Bingkai Magenta. Jadi tunggu apalagi, buruan ikutan! 

PENGUMUMAN PEMENANG GIVEAWAY

Selamat kepada Baiq Cynthia
twitter @baiqverma
email baiqcynthia@gmail.com
link share https://twitter.com/BaiqVerma/status/899594917474820096

Silahkan DM alamat lengkap dan nomer hape ya
Buat yang belum menang, pantengin terus blog buku ini untuk tahu giveaway-giveaway selanjutnya

Happy Reading!

22 komentar:

  1. Nama: Cynthia
    Akun twitter: cynthia_mrgrth
    Alamat email: cyn.cynn93@gmail.com
    Lebih prefer facebook, karena lebih bebas berekspresi di sana 😁

    BalasHapus
  2. Nama: Sandra Hamidah
    Twitter: @Sandra_artsense
    Email: sandra.artsense@gmail.com
    Domisili: Bandung
    Link share: https://mobile.twitter.com/Sandra_artsense/status/899462218588102657

    Jawab:
    Saya suka ketiganya karena FB dan Twitter tempat share link blog kalo Instagram tempat share karya lukis saya. Tapi karena Facebook lebih senior dan profesional, saya suka Facebook karena itu tadi, paket komplit, bisa tau twitter dan instagram juga di Facebook hihi

    BalasHapus
  3. Nama : MUHAMMAD IMAM FAROUQ
    Twitter : @Faruq_AlBanna
    Email : extreme.1302@gmail.com

    Saya lebih suka Facebook, salah satu alasannya adalah Facebook lebih dulu saya kenal dan saya pakai dalam berinteraksi di dunia maya. Saya menggunakan dari tahun 2009 dari yang tampilannya hanya sekedar Status, Dinding, Tentang. Facebook membuat saya bisa berkomunikasi dengan teman lama yang bahkan sudah jarang bisa ditemukan. Hanya dengan mengetik nama teman kita maka akan muncul. Facebook sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari saya, setiap hari tak afdol rasanya kalau membuka jejaring sosial tanpa membuka Facebook. Di Facebook juga tidak dibatasi dalam menulis status jadi saat membuat status bisa enak terlebih bagi saya yang hobi menulis. Saya berteman dengan banyak penulis di akun Facebook, dan dari tulisanya saya belajar banyak, sesuatu yang tidak saya dapat dari Twitter dan Instagram, Facebook bagi saya adalah media belajar dengan orang yang sama sekali belum saya temui namun saya kenal lewat karya-karyanya. Facebook tetap yang terbaik diantara jejaring sosial yang lain karena saya mendapat banyak ilmu kepenulisan, bertegur sapa dengan teman lama, dan terlebih sosial media ini sangat memasyarakat.

    BalasHapus
  4. Nama : Kiki
    Twetter : @kiky_rr1
    alasan?

    Hn,, alasan saya ketika saya ditanya mengenai pertanyaan di atas. saya agak canggung untuk menjawabnya. tetapi namanya juga pertanyaan dan harus di jawab, jadi saya akan memilih Facebook sebagai media sosial yang membuat saya nyaman. kenapa? karena media social pertama saya adalah Facebook dan cara menggunakannya juga tidak begitu ribet, facebook juga kini semakin canggih denga berbagai fitur yang bisa kita nikmati seperti siaran langsung. dan saya juga menyukai Facebook karena facebook itu adalah media sosial yang tidak meribetkan, dan bahkan di facebook kita bisa menulis satu cerpen tanpa ada batasa karakter tak seperti Twitter yang hanya menyarankan 140 karakter pada masing-masing tweet, dan tak seperti instagram yang dimana ketika kita akan memposting sesuatu harus menggunakan vidio atau foto dulu, kalau tanpa itu kita tidak bisa memposting apa-apa. dan juga Facebook lebih keren dari pada twitter dan Instagram, kenapa? karena Facebook tidak ada kata foolowme and i follback you if you mention me, hahaa.. tapi diantara ketiga media sosial itu, facebook juga punya kekurangan. sebab, facebook hanya menyediakan batasan pertemanan sebanyak 5000 saja sedangkan twitter dan instagram tidak, bahkan kita bisa punya teman hingga bermilyar-milyar.

    ya, walaupun demikian. saya masih nyaman dengan facebook disusul dengan twitter. hehehe,,, :) salam kak. sukses sama karyanya ya.

    BalasHapus
  5. Nama : Dinan Wiyantika
    Twitter : @dinan_wiyantika
    Email : dinanwiyantika26@gmail.com

    Jawaban:
    Saya lebih memilih media sosial Twitter, karena saya adalah salah satu pecinta dunia olahraga terutama bulutangkis dan Twitter selalu memberikan informasi olahraga yang update mulai dari jadwal pertandingan, foto-foto saat bertanding dan live skor. Selain itu, Twitter juga banyak digunakan oleh para Petinggi Negara maupun instansi pemerintahan maupun umum, sehingga sangat membantu saya untuk berinteraksi dengan mereka, apalagi jika ada pertanyaan, keluhan maupun saran yang ingin saya sampaikan pasti mendapat respon yang cepat.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Nama : Baiq Cynthia
    Twitter : @baiqverma
    Email : baiqcynthia@gmail.com
    Link share : https://twitter.com/BaiqVerma/status/899594917474820096

    Kalau ditanya mana yang lebih nyaman/ sukai. Saya pilih twitter. Selain bisa menulis postingan sampah hingga tenggelam. Saya bisa mendapatkan info ter-up to date. Termasuk info kuis, lomba give away, juta info PO buku dari penerbit. Kalau dibandingkan dengan FB. Interaksi hanya seputar teman yang lebih dekat. Postingan teman yang tidak begitu dekat akan tenggelam. Meski FB itu mampu menulis karakter tanpa batas. Netizen lebih sensi, dengan konten tertentu. Apalagi FB sebagai medsos terbanyak penggunanya. Semua kalangan yang berteman bahkan anak remaja dan anak-anak yang tidak begitu mengerti konten yang suguhkan lebih kritis dengan hal kecil.

    Tampilan twitter yang ringan memudahkan membaca postingan-postingan. Bisa menggunakan jajak pendapat. Twitter bisa disambungkan ke FB.

    Meski hanya 140 karakter yang diberikan, bisa menulis status panjang dengan cara kultweet. Bahkan sering kali berinteraksi dengan orang baru hanya dengan sistem hastag. Tak perlu untuk berteman dan konfirmasi. (Kecuali akun privat)


    Di twitter, mudah sekali mengetahui hal yang booming setiap harinya. Juga bisa mencari pencarian dengan hastag. Baik mencari orang maupun postingan.


    Jika dibandingkan dengan FB yang hanya memiliki pertemanan maksimal 5000, twitter bisa memfollow tak terbatas.

    Twitter lebih cenderung digunakan oleh berkelas. Terbukti hanya orang yang bukan netizen ikut-ikutan. Tak akan mudah beralih dari akun twitter hanya karena instagram lebih famous.


    Di twitter pun bisa menjadi tempat share link meski harus spam sekalipun tak akan mengganggu netizen lainnya.


    Konsep twitter yang begitu menjaga privacy. Tak mudah mengirim pesan kecuali saling memfollow. Beda dengan FB. Masih bisa mengirim pesan. Pun instagram.


    Terakhir twitter menjadi primadona di hati. Lebih bermanfaat membaca post-post yang saya ikuti. Dibandingkan instagram hanya berkutat dengan postigan foto dan video pamer, ditambah snapgram yang isinya begitu saja.

    Karena saya menyukai literasi daripada ilustrasi.

    BalasHapus
  8. Nama: Lia Alani
    Twitter: @liaaalani
    Email: liaaalani@gmail.com


    Ketika ditanya hal tersebut, maka saya akan menjawab kalau saya lebih menyukai menggunakan instagram. Yes, sebab instagram memiliki tampilan feeds yang unik. Sering kali saya meng-update foto dengan caption yang melengkapi kesempurnaannya. Tulisan yang tidak perlu panjang, tetapi tepat sasaran seperti foto yang ditampilkan. Bagi saya, instagram bukan tempat meng-upload seluruh tulisan saya di kolom caption. Tetapi instagram hanya sekadar mengantarkan saya kalau foto dan caption bisa dipadukan dengan sempurna. Sebab jika ingin menulis dengan tulisan yang panjang, saya akan meng-upload pada website saya sendiri dan akan lebih leluasa dalam menulis.

    Terlebih, instagram mengajak saya untuk menulis dengan media yang modern dan membuming, juga tulisan yang modern. Karena faktanya, instagram sendiri memiliki sifat yang begitu 'kekinian'.
    Sebab itulah saya suka!😊

    BalasHapus
  9. Dilla Astria || @dillaastria || officialakiffada@gmail.com || https://twitter.com/dillaastria/status/899614375211802624

    Jika disuruh memilih aku lebih prefer ke instagram. Karena instagram memberikan kesan berwarna dan jauh lebih hidup karena menggunakan media foto. Tidak hanya itu, saat ini pun instagram tidak hanya sekadar share-share foto ataupun video, melainkan selalu ada informasi yang bisa disisipkan di sana. Instagram dapat meringankan bagi orang-orang yang membutuhkan wadah untuk memmberikan informasi, transaksi dan keindahan.

    Instagram pun sangat dekat sekali dengan kehidupan orang-orang di sekitarku. Apalagi, sejak beberapa bulan yang lalu saya memutuskan menjadi seorang bookstagram yangmana saya membuat satu akun yang berisikan tentang buku-buku, dan itu cukup memberikan dampak positif dalam pilihanku menjadi seorang bookstagram. Melalui instagram, aku bisa berinteraksi, mengenal bahkan sharing dengan orang-orang yang memilki hobi yang sama, khususnya bagi para pencinta buku. Di instagram pula, aku bisa kenal dengan penerbit, penulisnya dan para bookstagram yang lebih berpengalaman yang sangat mencintai literasi dan memilki niat untuk mengeksplor serta mengenalkan kepada orang-orang untuk membaca buku & menghilangkan persepsi buruk untuk orang-orang yang memandang sebelah mata pada orang-orang yang membaca buku itu kuno dan membosankan.

    Intinya, instagram adalah media yang pas dan dicintai berbagai kalangan tidak terkecuali aku. Tetapi bukan berarti yang lain tidak, hanya saja lebih mumpuni saja.

    BalasHapus
  10. nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    akun Twitter: @san_fairydevil
    alamat emailmu: alamadt_saya@yahoo.com

    "Di antara Twitter, Facebook, dan Instagram, manakah yang lebih kalian sukai serta sebutkan alasannya"— Twitter. Karena kalau facebook selain fanpage harus saling approve dulu. Walaupun yah, karakternya tak terbatas. Tapi itu juga yang akhirnya bikin 'ganggu'. Orang jadi bebas mau bicara apa aja. Bahkan sampe yang gak jelas bin gak nyambung.

    Terus kalo instagram itu kayak album digital gitu. Meskipun enggak harus nunggu approve-an (kecuali digembok), tapi tetep terbatas sama foto. Jadi lebih terkhususkan untuk apa.

    Dan, kalau twitter itu walaupun cuma 140 karakter tapi buat aku itu lebih efektif kalau cuma mau sekedar tweet aja. Terus, di twitter enggak hanya bisa tweet tapi juga upload foto, berita-berita juga bisa dicari di twitter.

    Singkatnya tuh, twitter kayak gabungan antara instagram dan facebook. Jadi kalo diurutin peringkatnya dari pertama itu, twitter, instagram, baru facebook.

    BalasHapus
  11. Nama: Alfath
    Twitter: @alfari_12
    alamat email: alfath.bookreader(at)gmail.com

    "Di antara Twitter, Facebook, dan Instagram, manakah yang lebih kalian sukai serta sebutkan alasannya"
    Jaawaban: saya menyukai instagram. Di antara tiga sosmed itu, facebook adalah medsos kedua saya setelah friendster. Fasilitas FB sangat lengkap sehingga memungkinkan terjadinya pembicaraan basa-basi ataupun sangat serius. Nah, sayangnya...saya tidak mampu menghandle tekanan yang ada di FB sehingga saya kembali mengaktifkan twiiter dan membuat akun instagram.

    Twitter ternyata tidak lebih baik daripada facebook. Meskipun ada pembatasan karakter, masih memungkinkan menampilkan foto dan membalas tweet seseorang yang tidak diprivacy. Bahkan dengan keterbatasan karakter yang ada, kalimat-kalimat yang di tweet-kan pengguna cenderung lebih pendek dan multitafsir. Bisa juga terbaca sepotong-sepotong, bila pembaca lain enggan menelusuri tweet berantai. Nah ini bisa menimbulkan kesalahpahaman yang lebih besar bila dibandingkan menulis panjang di facebook. Twitter memang lebih personal karena keterbatasan karakter yang ditawarkan, dan sayangnya... banyak pengguna twitter menggunakan medsos ini untuk curhat dan serasa enggan dikomentari ketika isi tweet mereka mengganggu. Alhamdulillah, saya benar-benar meminimalisir twitter untuk teman-teman pecinta buku saja, dan beberapa kali dipergunakan untuk mengikuti event giveaway seperti ini.

    Instagram, menurut saya mirip dengan facebook. Hanya saja.. ruang menulis kata di bagian caption lebih dibatasi. Karena lebih menekankan visual daripada tulisan, saya menggunakan instagram juga untuk hal-hal yang tidak memerlukan 'membaca tulisan panjang-panjang'. Saya gunakan instagram untuk memfollow bookstagrammer, penerbit, penulis, bookblogger, ahli masak, dan hal-hal yang tidak mengganggu ketenangan hidup saya.

    Intinya, tidak ada yang lebih baik di antara ketiga sosmed ini. Dimanapun saya berada, saya percaya bahwa saya perlu mengatur/filter apa yang tampil di sosmed saya. Bila diharuskan memilih, untuk sekarang saya memilih instagram dengan konten yang sudah saya sebutkan tadi. :)

    BalasHapus
  12. Nama: Ayu Calista
    Akun Twitter: @ayucalista18
    Alamat Email: ayucalista18[@]gmail[dot]com

    Instagram.
    Di Instagram penggunaanya lebih mudah dengan ikon yang sedikit. Jadi efektif dan efesien saat digunakan. Juga lebih terpercaya, karena memang dikhususkan untuk menunjukkan visual (foto). Bahkan kalau tanpa kalimat (caption) enggak masalah. Infonya juga lebih terupdate di menu explore.

    BalasHapus
  13. Nama: A'imatul Latifah
    Akun twitter: @Aim_La27
    Alamat email: Aimatullatifah27@gmail.com

    Aku lebih memilih 'Twitter'. Kenapa? Menurut aku, twitter itu ibarat harum manis. Murah meriah. Tidak memakan banyak kuota, tetapi dalam segi berita tak kalah dengan sosial media yang lainnya.
    Twitter juga tak kalah update dan jarang menampilkan berita-berita hoax jika dibandingkan dengan facebook yang setiap saat bertebaran berita hoax. Dalam segi foto atau gambar pun, menurutku twitter tak kalah dengan instagram (jika di lihat, sejak awal instagram memang dikhususkan untuk foto). Meskipun di twitter, pengguna dibatasi untuk menulis tweet (status) ku rasa itu wajar, dan tidak mempengaruhi kualitas twitter, yang lebih serbaguna dibandingkan media soaial lain.

    BalasHapus
  14. Nama : Yokko cesoeria lubis
    Email: yoerilubis@gmail.com
    Twitter:@yo_yamakaze

    Saya menyukai twitter dan facebook.

    Twitter memberikan saya informasi terbaru yang sedang berkembang di media sosial.

    Dan facebook menjadi tempat saya menemukan orang yang memiliki hobby yang sama.

    BalasHapus
  15. Nama : Sina Sansabila
    twitter : @sinna_b
    email : sinasansabilaa@gmail.com

    kalau ditanya lebih suka medsos fb, twitter atau ig. aku pasti bingung karna ketiganya punya kelebihan dan kekurangannya masing masing. fb yang lebih dulu lahir, twitter yang lebih simple dan ig yg khususon upload gambar atau video. tapi fb udh canggih sih. oke deh jadi aku lebih suka... facebook. kenapa? bukan karna skrg lebih komplit sih tp karna lewat medsos fb aku jadi kenal seseorang 5 tahun lalu ya bisa dibilang aku ini secret admirernya wkwkwk lah jadi curhat :D tapi beneran lebih suka fb karna lebih enak komunikasi sama dia eh sama temen deng haha. dan yang pasti lebih gampang ngestalkingin doi :")

    BalasHapus
  16. Elsita F. Mokodompit
    Twitter:@sitasiska95

    Sebenarnya sih di antara Facebook, IG, sama Twitter semuanya aku suka dan sering aku gunakan. Ketiganya juga menawarkan fitur yang kurang lebih sama namun dapat dinikmati dengan cara berbeda. Tapi, yang paling kece dan aku suka adalah Twitter.kenapa? Karena dengan dibatasi 140 karakter, penggunanya dituntut untuk bisa kreatif dalam menuangkan pikirannya atau menuliskan sesuatu. Mmang sih, sekarang udah ada fitur reply yang memudahkan kita kalau mau nulis agak panjang. Tapi sisi kreatifnya tetap dipertahankan. Minimal dalam satu kalimat kita cuma bisa menggunakan 140 karakter. Walau informasi panjang yg coba kita bagikan dalam bebrapa kali twitt sudah didukung,tetep kadang satu kalimat kita butuh lebih dari 140 karakter, kan? Nah itu unik dan bedanya twitter

    BalasHapus
  17. Nama : Tri Haryani
    Twitter : @triharyani95
    Email : trii.yaniie36@gmail.com

    Jawab : Saya lebih suka Twitter, karena dalam membuat status di twitter (Kicauan) kita tidak bisa merangkai kata sepanjang yang kita mau, karena untuk satu kali tweet hanya dibatasi 140 karakter, jd ketika kita membuat status di twitter dibutuhkan keahlian kita merangkai kata dengan singkat, padat dan jelas tapi mudah dimengerti, itu tantangan yang saat ini masih menarik bagi saya, tantangan ini juga yang membuat saya belajar untuk tidak terlalu bertele-tele dalam merangkai kata ataupun berucap. maka dari itu saya lebih suka twitter dibanding yang lain, dan yang menariknya lagi dikarenakan ketika melihat tranding di twitter, kita atau saya pribadi akan lebih cepat tau hal apa yang sedang menjadi hot topic, sehingga kita jadi tidak ketinggal berita yang sedang marak dibicarakan.

    BalasHapus
  18. Veni Nur Agustin
    @VeniNurA
    veninuragustin16@gmail.com

    Lebih suka Twitter, soalnya lebih terorganisir aja plus lebih elegant dibanding yg lain

    BalasHapus
  19. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    email: kikiryeo@gmail. com

    obviously twitter!
    menurutku twitter penggunaanya lebih luas dan leluasa. meskipun karakter terbatas, twitter bagiku lebih privasi dan kita bebas berkicau sesuka hati.

    Twitter adalah apa yang kita semua inginkan. Hal-hal penting terjadi di Twitter dan para pemimpin dunia melakukan percakapan di Twitter. kita bisa memposting sesuatu tanpa perlu menyertakan foto terlebih dahulu, kita bisa mengunci akun agar bisa lebih privasi. pertemanan yg tidak terbatas dan kicauan yang tidak terlalu membuat spam menjadikan aku lebih memilih twitter drpd facebook ataupun instagram.

    tidak hanya berbagi tapi dari twitter juga kita bisa mendapatkan informasi yang padat singkat, dan jelas.

    BalasHapus
  20. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com

    Sampai sekarang twitter masih jadi sosmed terfavorit sih. Di twitter itu bebas aja. Aku bisa share apa aja, minim karakter jadi simpel dan caranya jg nggak ribet. Selain itu, aku bisa follow apapun/siapapun yang aku suka. Isi timeline juga lebih fokus nggak kecampur dengan cuitan dari akun temen yg kita kenal. Temen-temenku soalnya nggak banyak punya akun twitter, kalopun punya juga udah nggak aktif lagi.
    di FB kebanyakan keluarga dan temen SD-SMA, kalo di IG sih belum sreg soalnya masih ngerasa kurang dalam hal fotografi hihiii

    BalasHapus
  21. Ever wanted to get free Google+ Circles?
    Did you know that you can get these ON AUTO-PILOT & TOTALLY FOR FREE by using Like 4 Like?

    BalasHapus